Loading...
Kabupaten Sidoarjo
031 8855423

Berita

Kajian Bulanan Siswa Smamuga : Menguatkan Konsep Diri Pelajar Muslim di Era Viral

01 Mar 2026

SMAM3SDA.SCH.ID – SMA Muhammadiyah 3 (Smamuga) Tulangan Sidoarjo kembali menggelar kajian rutin bulanan siswa pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan yang didukung oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting Smamuga ini menjadi momentum penguatan karakter keislaman pelajar sekaligus penutup rangkaian aktivitas sebelum memasuki libur awal Ramadan 1447 H.

Kajian yang berlangsung khidmat diikuti seluruh siswa dengan penuh antusias. Selain sebagai agenda pembinaan rohani, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bagi pelajar agar lebih bijak menyikapi fenomena kehidupan, khususnya di era digital yang serba viral.

Siswa-siswi Smamuga kelas 10 dan 11 mengikuti kajian rutin bulanan dengan penuh semangat dan fokus di aula lantai 3 (Zulkifli)

Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA, Drs. H. Agus Kholil, M.Pd., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan harapan agar seluruh siswa mengikuti kajian dengan sungguh-sungguh. Ia mengungkapkan kerinduan atas pelaksanaan kajian yang sempat terhenti beberapa waktu.

“Sudah lama kita tidak mengadakan kajian seperti ini. Maka pada kesempatan ini, mari kita simak bersama materi bertema Yang Viral Belum Tentu Final dengan sebaik-baiknya,” ujarnya memberi semangat.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba Agus Kholil MPdi memberi sambutan dan arahan dalam kajian rutin siswa (Zulkifli)

Ia juga mengajak siswa untuk fokus dan menjaga ketertiban selama kajian berlangsung agar materi yang disampaikan dapat dipahami secara utuh. Menurutnya, kajian ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian penting dari proses pembentukan karakter pelajar Muslim yang berakhlak dan berilmu.

Kepala SMP Muhammadiyah 4 Porong Abdul Rozaq MPdi menjadi pemateri dalam kajian bulanan siswa di Smamuga (Zulkifli)

Sementara itu, penceramah Ustadz Abdul Rozaq, M.Pd.I., mengajak siswa untuk mendalami ajaran Islam secara kaffah serta tidak bermain-main dalam menjalankan syariat. Ia menekankan bahwa kehadiran siswa dalam majelis ilmu merupakan tanda kebaikan yang dikehendaki Allah SWT.

“Ketika kita bisa duduk di majelis ilmu seperti ini, itu tanda Allah menghendaki kebaikan bagi kita. Maka mari hadirkan hati dan pikiran sebagai penuntut ilmu,” tuturnya.

 

Dalam penyampaian materi, Ustadz Abdul Rozaq mengulas konsep diri seorang Muslim melalui analogi sederhana namun mudah dipahami. Ia menjelaskan bahwa setiap manusia diciptakan dengan konsep, fungsi, dan peran masing-masing, sebagaimana kendaraan yang memiliki peruntukan berbeda.

“Jika kita memahami konsep diri, maka kita tidak akan memaksakan diri melakukan sesuatu yang bukan peruntukannya. Begitu juga sebagai pelajar Muslim, kita harus sadar siapa diri kita dan untuk apa kita diciptakan,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, pemahaman konsep diri akan membantu siswa menolak ajakan atau perilaku yang tidak sesuai dengan nilai keislaman. Menurutnya, menjaga diri dari hal-hal yang menyimpang merupakan bagian dari ibadah sebagai hamba Allah.

 

Tak hanya itu, Ustadz Abdul Rozaq juga mengingatkan agar pelajar tidak mudah berbangga diri atas amal kebaikan yang telah dilakukan. Ia mengutip pesan ulama bahwa amal yang paling berpeluang diterima Allah adalah amal yang tidak dibanggakan oleh pelakunya.

“Setelah berbuat baik, jangan merasa paling hebat. Teruslah lanjutkan dengan kebaikan berikutnya, tanpa riya dan tanpa meremehkan orang lain,” pesannya.

 

Kajian ini juga menekankan pentingnya mengisi masa muda dengan aktivitas positif. Masa muda, menurutnya, adalah fase emas yang harus diisi dengan ilmu, amal, dan pengalaman baik agar tidak terjerumus pada kekosongan yang berujung pada kerusakan.

 

Melalui kajian rutin ini, Smamuga Tulangan berkomitmen terus menanamkan nilai-nilai keislaman, kemuhammadiyahan, dan karakter mulia kepada seluruh siswa. Diharapkan, pembinaan berkelanjutan ini mampu membentuk pelajar yang cerdas, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai hamba Allah. (*)

 

Penulis : Zulkifli


Leave a Reply