Loading...
Kabupaten Sidoarjo
031 8855423

Berita

Salat Idul Adha dan Qurban 1447 H, Warnai Kebersamaan di SMAMUGA

03 Jun 2026

smam3sda.sch.id – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di SMA Muhammadiyah 3 (SMAMUGA) Tulangan Sidoarjo, Rabu (27/5/2026). Sejak pukul 06.00 WIB, ratusan siswa, guru, dan karyawan telah memadati halaman sekolah untuk menunaikan salat Idul Adha bersama yang menjadi agenda tahunan sekolah.

Lapangan basket SMAMUGA yang disulap menjadi tempat pelaksanaan salat tampak penuh oleh barisan jamaah laki-laki dan perempuan. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Ahmad Fadlullah S.Pd.I., M.Pd., Gr., yang juga merupakan pimpinan Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur.

Pelaksanaan Salat Idul Adha tahun ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan ibadah kurban yang dipusatkan di lingkungan sekolah. Selain sebagai bentuk syiar Islam, kegiatan tersebut juga menjadi media pembelajaran karakter bagi seluruh peserta didik.

Sebelumnya, Sekretaris Panitia Idul Adha dan Kurban 1447 Hijriah SMAMUGA, Anik Aryani S.Hum., melalui pesan WhatsApp mengingatkan seluruh guru dan karyawan untuk hadir dalam kegiatan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban serta membawa perlengkapan yang diperlukan seperti pisau, telenan, timbangan, dan alat pengasah pisau guna mendukung kelancaran pelaksanaan kurban.

Menanamkan Nilai Keikhlasan dan Kebersamaan

Kepala SMA Muhammadiyah 3 Tulangan, Hartatik S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan Idul Adha yang berlangsung dengan lancar dan penuh makna.

"Kami bersyukur kepada Allah SWT karena pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah ini seluruh keluarga besar SMA Muhammadiyah 3 Tulangan dapat melaksanakan Salat Idul Adha bersama di halaman sekolah dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan ini bukan sekadar ibadah tahunan, tetapi menjadi sarana pendidikan karakter yang sangat penting bagi peserta didik," ujarnya.

Menurutnya, Salat Idul Adha yang dilanjutkan dengan kegiatan kebersamaan dan penyembelihan hewan kurban menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kesederhanaan, rasa syukur, serta ukhuwah Islamiyah kepada para siswa.

"Kebersamaan antara siswa, guru, dan karyawan dalam satu majelis ibadah merupakan wujud nyata keluarga besar SMAMUGA yang senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Islam Berkemajuan," tambah kepala sekolah yang telah memasuki periode kedua kepemimpinannya tersebut.

Hartatik juga memberikan apresiasi kepada seluruh warga sekolah yang terlibat dalam pelaksanaan kurban dua ekor sapi tahun ini.

"Mulai dari persiapan, penyembelihan, pengolahan hingga pendistribusian daging kurban dilakukan secara gotong royong dan penuh tanggung jawab. Inilah implementasi pendidikan yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang membentuk karakter siswa," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai pengorbanan dan kepedulian sosial yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk senantiasa taat kepada Allah SWT, berbakti kepada orang tua, serta memiliki kepekaan sosial terhadap sesama.

"Kami bangga karena daging kurban dapat dibagikan kepada seluruh siswa kelas X hingga XII, guru, dan karyawan. Semoga keberkahan kurban ini semakin mempererat rasa persaudaraan di lingkungan sekolah," tuturnya.

Kurban sebagai Laboratorium Pendidikan Karakter

Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAMUGA, Ahmad Al Farizi M.Pd., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Idul Adha tahun ini berjalan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.

"Alhamdulillah, mulai dari Salat Idul Adha, kegiatan kebersamaan, penyembelihan hewan kurban hingga pendistribusian daging kurban dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama seluruh warga sekolah. Momentum ini menjadi sarana memperkuat ukhuwah sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada para siswa," katanya.

Menurut Farizi, pelaksanaan Salat Idul Adha di lingkungan sekolah memberikan pengalaman spiritual yang berkesan bagi siswa sekaligus memperkuat hubungan emosional antara guru, karyawan, dan peserta didik.

Ia juga mengonfirmasi bahwa pada Idul Adha 1447 Hijriah, SMAMUGA menyembelih dua ekor sapi kurban yang diproses secara gotong royong oleh panitia, guru, karyawan, dan siswa sesuai tugas masing-masing.

"Kami ingin para siswa tidak hanya memahami makna kurban secara teori, tetapi juga menyaksikan dan terlibat langsung dalam prosesnya. Mereka belajar tentang keikhlasan, kepedulian sosial, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat berbagi kepada sesama," ungkap guru ISMUBA tersebut.

Farizi menambahkan bahwa distribusi daging kurban diprioritaskan untuk seluruh siswa kelas X, XI, dan XII, serta guru dan karyawan sebagai bentuk penguatan rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah.

"Kegiatan kurban bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ini merupakan bagian dari implementasi pendidikan Islam yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial. Kami berharap siswa SMAMUGA tumbuh menjadi generasi religius, peduli sesama, memiliki jiwa kepemimpinan, dan terbiasa bekerja sama dalam kebaikan," tegasnya.

Apresiasi untuk Panitia Kurban

Sementara itu, Ketua Panitia Kurban 1447 Hijriah yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA, Drs. H. Agus Kholil M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.

Melalui pesan WhatsApp, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia kurban yang telah mengabdikan tenaga dan waktunya sejak persiapan hingga selesainya pendistribusian daging kurban.

"Terima kasih kepada seluruh panitia kurban yang telah bekerja tanpa mengenal lelah. Terima kasih atas tangan-tangan yang telah menghadirkan kebahagiaan dan senyuman bagi warga sekolah pada momentum Idul Adha yang mulia ini," ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat keterlambatan atau ketidaknyamanan selama proses penyembelihan dan distribusi kurban berlangsung.

"Alhamdulillah, atas rahmat Allah SWT seluruh rangkaian kegiatan kurban SMAMUGA dapat terselesaikan dengan baik. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan kegiatan," tuturnya.

Pelaksanaan Salat Idul Adha dan penyembelihan dua ekor sapi kurban di SMAMUGA tahun ini menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai keislaman. Melalui kegiatan tersebut, semangat berbagi, kepedulian sosial, gotong royong, dan pengorbanan terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi masa depan. (*)


Editor : jurnalissmamuga


Leave a Reply