Loading...
Kabupaten Sidoarjo
031 8855423

Berita

220 Siswa SMAMUGA Jalani ASAT Berbasis Digital, Sekolah Tekankan Kejujuran dan Integritas

05 Jun 2026

SMAM3SDA.SCH.ID – Suasana SMA Muhammadiyah 3 Tulangan (Smamuga) tampak kembali semarak, Selasa (2/6/2026). Setelah menikmati libur panjang Iduladha 1447 Hijriah selama sepekan, sebanyak 220 siswa kelas X dan XI kembali hadir di sekolah untuk mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Semester Genap Tahun Pelajaran 2025-2026.

Kegiatan asesmen yang berlangsung selama enam hari, mulai 2 hingga 9 Juni 2026 tersebut menjadi salah satu agenda akademik penting sekolah dalam mengukur capaian pembelajaran siswa selama satu tahun penuh.

Sejak pagi, para siswa tampak hadir dengan penuh semangat dan kesiapan. Mereka mengikuti ujian berbasis digital menggunakan aplikasi Exam Browser (Exambro), sebuah sistem yang dirancang khusus untuk mendukung pelaksanaan ujian daring secara aman, tertib, dan objektif.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Muhammadiyah 3 Tulangan, Imatul Mufidah, menjelaskan bahwa ASAT tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi hasil belajar, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk mengukur kesiapan siswa dalam melanjutkan ke jenjang kelas berikutnya.

“ASAT diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI dengan jumlah total 220 peserta didik. Melalui asesmen ini, sekolah dapat mengetahui tingkat ketercapaian kompetensi siswa sekaligus mengevaluasi efektivitas proses pembelajaran yang telah berlangsung selama satu tahun,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Guru Fisika yang berdomisili di Kecamatan Tanggulangin tersebut menambahkan, pelaksanaan asesmen berbasis literasi dan numerasi ini memiliki sejumlah target strategis. Di antaranya menghasilkan nilai akademik yang objektif, memperkuat karakter disiplin dan religius siswa, serta menyediakan data yang akurat sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran pada tahun ajaran berikutnya.

Ujian Digital Minim Kecurangan

Dalam pelaksanaannya, SMAMUGA menggunakan aplikasi Exam Browser yang memungkinkan seluruh proses ujian berlangsung secara digital dan terkontrol.

Aplikasi tersebut memiliki sejumlah fitur keamanan, seperti memblokir akses ke aplikasi lain, mengunci tampilan layar selama ujian berlangsung, serta membatasi akses peserta hanya pada server resmi ujian sekolah.

Dengan sistem tersebut, peluang terjadinya kecurangan dapat diminimalkan sehingga hasil asesmen benar-benar mencerminkan kemampuan peserta didik.

“Alhamdulillah, sejak hari pertama pelaksanaan ASAT seluruh kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Kami berharap siswa mempersiapkan diri dengan baik, mengerjakan soal secara jujur, dan memperoleh hasil yang optimal,” jelas Imatul.

Ia juga menyebutkan bahwa setiap hari pelaksanaan ujian melibatkan tujuh guru pengawas yang ditempatkan pada tujuh ruang ujian berbeda guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur.

Bukan Sekadar Nilai, Tetapi Mengukur Karakter

Kepala SMA Muhammadiyah 3 Tulangan, Hartatik, S.Pd., menegaskan bahwa ASAT merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada angka dan nilai akademik semata.

Menurutnya, asesmen menjadi sarana untuk mengukur perkembangan kompetensi, pemahaman, sekaligus karakter belajar siswa selama mengikuti proses pendidikan di sekolah.

“ASAT bukan sekadar kegiatan memperoleh nilai akademik. Lebih dari itu, asesmen ini menjadi sarana untuk melihat sejauh mana kompetensi, pemahaman, dan karakter peserta didik berkembang selama mengikuti pembelajaran,” tuturnya.

Karena itu, Hartatik mengajak seluruh siswa mengikuti asesmen dengan sungguh-sungguh, disiplin, jujur, dan penuh tanggung jawab.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru, tenaga kependidikan, serta dukungan orang tua yang telah mendampingi siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi asesmen akhir tahun.

“Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses yang dijalani. ASAT harus menjadi momentum bagi siswa untuk menguji kemampuan diri sekaligus melatih integritas dan kemandirian belajar,” tegasnya.

Hartatik turut berpesan agar siswa menjaga kesehatan fisik dan mental selama pelaksanaan asesmen sehingga dapat mengerjakan seluruh soal dengan kondisi terbaik.

“Kami berharap seluruh siswa memperoleh hasil maksimal sesuai kemampuan masing-masing. Yang terpenting adalah mengerjakan dengan jujur, percaya diri, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan karakter pelajar Muhammadiyah yang berkemajuan,” imbuhnya.

Momentum Membentuk Generasi Berintegritas

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Muhammadiyah 3 Tulangan, Ahmad Al Farisi, M.Pd., menilai ASAT sebagai momentum penting untuk memetakan perkembangan akademik sekaligus karakter peserta didik.

Menurutnya, hasil asesmen tidak hanya menjadi ukuran capaian pembelajaran siswa, tetapi juga menjadi bahan evaluasi sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“ASAT bukan hanya mengukur capaian akademik peserta didik. Melalui asesmen ini, sekolah dapat memetakan kompetensi, potensi, dan perkembangan belajar siswa secara lebih komprehensif,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa SMAMUGA berkomitmen menyelenggarakan asesmen secara profesional, objektif, dan berintegritas agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan siswa.

Al Farisi juga memberikan apresiasi kepada seluruh guru, wali kelas, tenaga kependidikan, dan orang tua yang terus bersinergi mendukung keberhasilan pendidikan siswa.

“Keberhasilan pelaksanaan ASAT merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat berlangsung tertib, lancar, dan kondusif,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Sidoarjo tersebut berharap ASAT menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus ajang pembuktian kemampuan siswa menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

“SMAMUGA tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter Islami, integritas, kemandirian, dan kepemimpinan. Karena itu, jadikan ASAT sebagai momentum menunjukkan kemampuan terbaik melalui proses yang jujur dan bertanggung jawab,” pesannya.

Di akhir wawancara, Al Farisi menyampaikan pesan khusus kepada seluruh peserta asesmen.

“Kerjakan ASAT dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Hasil terbaik akan lahir dari proses belajar yang sungguh-sungguh. Semoga seluruh siswa kelas X dan XI diberikan kesehatan, kemudahan, serta memperoleh hasil yang membanggakan,” pungkasnya.


Leave a Reply