Loading...
Kabupaten Sidoarjo
031 8855423

Berita

Tekankan Disiplin dan Pembiasaan Positif, Kepala SMA Muhammadiyah 3 Tulangan Sampaikan Amanat Upacara

20 Jan 2026

SMAM3SDA.SCH.ID – Kepala SMA Muhammadiyah 3 (Smamuga) Tulangan, Hartatik S.Pd., menyampaikan pentingnya kedisiplinan dan pembiasaan positif sebagai bekal peserta didik menghadapi dunia perguruan tinggi maupun masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembina upacara bendera Senin pagi, 19 Januari 2026.

Dalam amanatnya, Hartatik mengawali dengan ajakan bersyukur atas nikmat kesehatan sehingga seluruh warga sekolah dapat mengikuti upacara dengan tertib. Ia kemudian menyinggung kebijakan sekolah terkait keterlambatan peserta didik.

Menurutnya, keterlambatan masih dapat ditoleransi apabila disebabkan oleh hal-hal teknis seperti kendaraan bermasalah, mengisi bahan bakar, atau kondisi kesehatan. Namun, keterlambatan akibat bangun kesiangan menjadi bahan evaluasi serius bagi sekolah.

“Kalau bangun kesiangan, ini yang perlu kita evaluasi bersama. Bagaimana nanti anak-anak bisa bersaing di dunia kerja yang menuntut kedisiplinan,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa peserta didik yang mengalami kendala kedisiplinan akan mendapatkan bimbingan dari wali kelas dan bagian kesiswaan. Kebijakan tersebut bertujuan membentuk karakter disiplin sejak dini.

“Nanti anak-anak akan merasakan bahwa pembiasaan disiplin di SMA itu sangat membantu ketika sudah lulus. Tinggal menerapkan saja,” ujar Hartatik.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi program ngaji morning yang rutin dilaksanakan setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar. Menurutnya, kebiasaan positif tersebut harus dilakukan dengan penuh kesadaran tanpa harus selalu diawasi guru.

“Siswa-siswi sudah dewasa, harus tahu apa yang harus dilakukan. Kebiasaan baik ini harus dibiasakan di mana pun kita berada,” katanya.

Hartatik juga menyampaikan bahwa aktivitas peserta didik di kelas dapat dipantau melalui sistem CCTV sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pembinaan. Ia menegaskan bahwa tujuan sekolah semata-mata menjalankan amanah orang tua untuk mendidik anak agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam bidang keagamaan, ia mengingatkan bahwa peserta didik Smamuga melaksanakan kegiatan mengaji dua kali sehari, yakni ngaji morning dan ngaji Ummi. Ia meminta agar kegiatan tersebut dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

“Pahala itu untuk kalian sendiri, bukan untuk orang lain,” pesannya.

Selain itu, ia juga menekankan kedisiplinan waktu saat istirahat, salat, dan makan (Ishoma), serta mengingatkan pentingnya salat Asar berjamaah. Ia menyoroti masih kurangnya partisipasi siswi putri dalam salat Asar berjamaah dibandingkan siswa putra.

“Kami mohon anak-anak putri, ketika ada informasi dari kantor segera turun untuk wudhu dan melaksanakan salat Asar berjamaah bagi yang tidak berhalangan,” imbaunya.

Kepada peserta didik kelas XII, Hartatik menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas akan berakhir pada 16 Februari 2026. Dengan waktu yang terbatas, ia meminta agar tambahan pelajaran sore dimanfaatkan secara maksimal sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun dunia kerja.

Ia juga menyampaikan agenda sekolah ke depan, di antaranya Expo Kampus pada 22 Januari serta kegiatan kunjungan edukatif ke Bali pada 29–31 Januari 2026. Sementara pada bulan Ramadan 1447 H, kegiatan pembelajaran akan disesuaikan dengan agenda keagamaan dan akademik sekolah(*)

Penulis : Zulkifli


Leave a Reply