SMAM3TULANGAN.SCH.ID – Pelaksanaan Upacara Bendera di SMA Muhammadiyah 3 (Smamuga) Tulangan Sidoarjo pada Senin (2/2/2025) berlangsung dengan nuansa yang berbeda dan penuh makna. Bertindak sebagai petugas upacara kelas X.3, seluruh siswa bersama-sama menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman” serta mengucapkan Ikrar Pelajar Indonesia.
Selain rangkaian upacara seperti biasa, seluruh siswa dan guru bersama-sama menyanyikan lagu Rukun Sama Teman serta mengucapkan Ikrar Pelajar Indonesia.
Dewan Guru Smamuga bersama siswa mengikuti upacara bendera senin pagi (2/2/2026) dengan penuh khidmat (Zulkifli)
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam rangka penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Lagu Rukun Sama Teman sendiri merupakan lagu edukatif yang dirilis awal tahun 2026 sebagai gerakan nasional untuk menciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Lagu ini diciptakan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Abdul Mu’ti, dengan aransemen musik dari Dwiki Dharmawan, serta dinyanyikan oleh Quinn Salman dan Prince Poetiray. Melalui lirik yang sederhana namun sarat makna, lagu ini mengajarkan pentingnya hidup rukun, saling menghormati perbedaan, serta menjalin persahabatan di tengah keberagaman.
Pelaksanaannya dalam upacara bendera merujuk pada Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026, yang menganjurkan lagu tersebut dinyanyikan setiap hari Senin setelah lagu wajib nasional dan sebelum amanat pembina upacara.
Selain menyanyikan lagu Rukun Sama Teman, seluruh peserta upacara juga mengucapkan Ikrar Pelajar Indonesia. Ikrar ini merupakan komitmen baru pelajar Indonesia yang mulai diterapkan secara nasional sejak Januari 2026. Lima butir ikrar tersebut menegaskan tekad siswa untuk belajar dengan baik, menghormati orang tua dan guru, rukun dengan sesama teman, serta mencintai tanah air.
Kepala Smamuga Hartatik S.Pd memberikan informasi dan motivasi kepada siswa (Zulkifli)
Kepala SMA Muhammadiyah 3 Tulangan, Hartatik S.Pd, dalam amanatnya menegaskan bahwa menyanyikan lagu Rukun Sama Teman dan mengucapkan Ikrar Pelajar Indonesia merupakan program pemerintah yang wajib dilaksanakan oleh sekolah.
“Salah satu poin penting dalam ikrar adalah belajar dengan baik. Artinya anak-anak tidak boleh sering begadang, tidur terlalu malam, atau terlalu banyak bermain gawai. Kalau tidur larut, pagi dibangunkan orang tua lalu tidur lagi, akhirnya terlambat ke sekolah atau mengantuk saat pembelajaran,” ujar Hartatik.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sekolah telah dilengkapi CCTV di setiap kelas yang terhubung dengan kantor kepala sekolah. Fasilitas tersebut bertujuan untuk memantau proses kegiatan belajar mengajar agar berjalan dengan baik dan tertib.
“Orang tua menyekolahkan anaknya di sini agar karakternya lebih baik, adabnya terjaga, dan belajarnya maksimal. Maka kegiatan KBM harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Waktu istirahat baru digunakan untuk bercanda atau berbincang dengan teman,”pesannya.
Siswa Smamuga tampak semangat dan penuh khidmat mengikuti upacara bendera senin pagi (2/2/2026) Foto : Zulkifli
Pada kesempatan itu, Hartatik juga memberikan motivasi khusus kepada siswa kelas XII, terutama kelas XII A1 yang tetap hadir dan semangat mengikuti pembelajaran, di tengah kondisi sebagian siswa lain yang belum masuk sekolah usai kegiatan studi tour.
Ia mengingatkan bahwa waktu belajar siswa kelas XII sudah semakin terbatas. “Bulan Februari waktu belajarnya tidak penuh. Setelah tanggal 13 Februari sudah masuk rangkaian ujian. Maka manfaatkan waktu yang singkat ini untuk belajar lebih sungguh-sungguh,” tegasnya.
Tak hanya itu, kepala sekolah yang memasuki periode kepemimpinan keduanya tersebut juga menyampaikan informasi akademik dan agenda sekolah, mulai dari jadwal libur awal Ramadan, pelaksanaan Baitul Arqam untuk kelas X dan XI, Darul Arqam untuk kelas XII, hingga agenda Sumatif Tengah Semester (STS) dan Sumatif Akhir Semester (SAS).
Menariknya, Hartatik juga mengumumkan bahwa mulai Senin (9/2/2025), Smamuga resmi menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah. Program ini diharapkan dapat menunjang kesehatan dan konsentrasi belajar siswa.
“MBG akan diantar maksimal pukul 08.30. Bagi yang belum lapar bisa disimpan di tempat makan masing-masing. Ompreng harus dikembalikan tepat waktu karena menjadi tanggung jawab kelas,”jelasnya.
Ia berharap seluruh siswa dapat mengikuti aturan dan instruksi sekolah dengan penuh tanggung jawab agar pelaksanaan program berjalan lancar dan membawa nama baik SMA Muhammadiyah 3 Tulangan.
Upacara bendera pagi itu pun tidak sekadar menjadi rutinitas mingguan, tetapi menjadi sarana penanaman nilai karakter, kedisiplinan, dan kebersamaan, sejalan dengan semangat Pelajar Indonesia yang berakhlak mulia, rukun, dan cinta tanah air. (*)
Penulis : Zulkifli
Leave a Reply