Loading...
Kabupaten Sidoarjo
031 8855423

Berita

20 Guru Smamuga Ikuti Seminar Foskam Sidoarjo

17 Apr 2026

SMAM3SDA.SCH.ID – Sebanyak 20 guru SMA Muhammadiyah 3 (Smamuga) Tulangan mengikuti seminar pendidikan Foskam Sidoarjo di Aula Nyai Walidah SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Sabtu (11/4/2026) pukul 07.30 WIB.
Kegiatan yang diselenggarakan Forum Silaturahmi dan Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam) se-Kabupaten Sidoarjo ini menghadirkan motivator pendidikan nasional Prof. Dr. Dra. Hj. Umi Dayati, M.Pd dengan tema “Feel Good Learn Better : Menguatkan Well Being dalam Pembelajaran.”


Penugasan Resmi dan Harapan Sekolah

Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Imatul Mufidah, S.Pd, menjelaskan keikutsertaan 20 guru tersebut berdasarkan surat tugas dari kepala sekolah.
“Penunjukan 20 guru Smamuga berdasarkan surat penugasan kepala sekolah nomor 1711/IV.4/AU/F/2026,”ujarnya melalui pesan WhatsApp, Kamis (9/4/2026).

Kepala Smamuga, Hartatik, S.Pd, membenarkan pihaknya menerima undangan resmi dari Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo melalui Foskam.“Setiap sekolah diminta mengirimkan 20 guru. Data peserta digunakan sebagai basis pembuatan e-sertifikat,”jelasnya.


Hartatik berharap para guru mengikuti kegiatan dengan serius.
“Tolong bapak ibu guru yang ditugaskan agar mengikuti seminar dengan baik dan tepat waktu, sehingga materi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,”tegasnya.

Penguatan Kolaborasi dan Well Being Guru

Ketua Foskam Sidoarjo, Edwin Yogi, M.Ikom, dalam sambutannya menekankan pentingnya silaturahmi dan kolaborasi antar sekolah Muhammadiyah.
“Hari ini kita bisa bertemu kembali. Tujuan utama kegiatan ini agar kita saling mengenal dan saling mendukung antar SMA-SMK Muhammadiyah di Sidoarjo,”ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya konsep well being bagi guru.
“Kesejahteraan tidak selalu diukur dari materi, tetapi dari nilai dan kebahagiaan dalam menjalankan peran sebagai pendidik,”tambahnya.


Pesan Dikdasmen : Layanan dan Keimanan


Sekretaris Majelis Dikdasmen PNF Sidoarjo, Syaifullah, mengapresiasi terselenggaranya seminar tersebut dan menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan.
“Kegiatan ini sangat membantu kami. Harapannya, setelah seminar, layanan pendidikan kepada siswa semakin baik,”ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya niat dalam mengabdi di Muhammadiyah.
“Tidak cukup hanya mengajar, tetapi juga membentuk keimanan dan akhlak peserta didik,” tegasnya.


Selain itu, ia menambahkan bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan guru tidak semata diukur dari materi.
“Banyak yang hidup sederhana tetapi bahagia. Itulah yang ingin kita bangun melalui konsep well being dalam pendidikan,”pungkasnya. (*)

Editor : Tim Jurnalis


Leave a Reply