Loading...
Kabupaten Sidoarjo
031 8855423

Berita

Apel Pagi, Pawai Kartini, hingga Lomba Puisi dan Kostum Daur Ulang Semarakkan Smamuga

23 Apr 2026

PWMU.CO – Dalam rangka mengenang jasa pahlawan emansipasi perempuan Raden Ajeng Kartini, SMA Muhammadiyah 3 (Smamuga) Tulangan Sidoarjo menggelar peringatan Hari Kartini pada Selasa (21/4/2026) di lingkungan sekolah.

Kegiatan diawali dengan apel pagi, dilanjutkan pawai Hari Kartini dengan mengenakan beragam kostum pakaian adat dari seluruh penjuru Nusantara baik Guru maupun siswa.   Para siswa turut tampak kompak serta antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang sarat makna kebangsaan tersebut.

Usai pawai, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting Smamuga menggelar berbagai lomba, di antaranya lomba puisi dan fashion show kostum daur ulang bernuansa pakaian adat Indonesia. Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri karena memadukan nilai budaya, kreativitas, dan kepedulian lingkungan.

 

Ketua IPM Ranting Smamuga, Alifia Putri (XI A2), dalam wawancara bersama jurnalis smam3sch.id mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan memiliki tujuan yang lebih mendalam.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meneladani semangat perjuangan Kartini, menumbuhkan rasa nasionalisme, mengembangkan kreativitas siswa, serta mempererat kebersamaan antar pelajar,” ujarnya.

Alifia, siswi kelahiran Sidoarjo, 24 Juli 2008 yang bercita-cita menjadi bidan dan ingin melanjutkan studi di UNAIR atau UNEJ, menegaskan bahwa makna Hari Kartini bagi dirinya dan IPM Smamuga adalah menghadirkan ruang ekspresi sekaligus pembelajaran nilai perjuangan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa memahami makna perjuangan Kartini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam dunia pendidikan dan organisasi,” imbuhnya.

Apresiasi untuk Wali Kelas dan Antusiasme Siswa

Kesuksesan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk wali kelas yang turut membimbing dan mendampingi siswa dalam mempersiapkan lomba, khususnya pembuatan kostum daur ulang.

Sebanyak 37 panitia terlibat dalam menyukseskan acara ini, dengan total 23 peserta lomba yang terdiri dari 14 peserta lomba puisi dan 9 peserta lomba fashion show. Meski sempat menghadapi kendala keterlambatan persetujuan proposal yang berdampak pada waktu persiapan, kegiatan tetap berjalan lancar dan meriah.

“Evaluasi ke depan, kami berharap komunikasi antara IPM dan pihak sekolah bisa lebih ditingkatkan agar persiapan lebih maksimal,” jelas Alifia.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh siswa atas partisipasi aktif mereka.

“Saya selaku ketua umum mengucapkan terima kasih kepada seluruh siswa atas partisipasinya dalam memeriahkan acara ini. Kami berharap kegiatan ini dapat mengasah keterampilan siswa dan ke depan bisa lebih baik dan meriah lagi,” tuturnya.

Lomba Kreatif Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu yang paling menarik perhatian dalam peringatan Hari Kartini tahun ini adalah lomba fashion show kostum daur ulang. Menurut Alifia, lomba ini menjadi momen yang paling ditunggu karena menampilkan hasil kreativitas dan kerja keras siswa.

“Ide ini kami adaptasi dari kegiatan alumni IPM dua tahun lalu, kemudian kami kembangkan dengan menambahkan unsur pakaian adat Indonesia. Selain unik, lomba ini juga mengasah kreativitas siswa,” ungkapnya.

Lebih dari itu, kostum yang dibuat tidak hanya digunakan dalam lomba, tetapi juga akan ditampilkan kembali pada acara puncak P8 saat pembagian rapor kenaikan kelas, sehingga wali siswa dapat menyaksikan langsung hasil karya putra-putrinya.

Daftar Juara Lomba

Adapun para pemenang lomba dalam peringatan Hari Kartini 2026 di Smamuga adalah sebagai berikut:

Fashion Show Baju Daur Ulang :

Juara 1 :  Kelas XI A1

Juara 2 : Kelas XI A2

Juara 3 : Kelas XI B2

Lomba Puisi :

Juara 1 : XI B1 (Nabila Eka)

Juara 2 : XII B1 (Mas Dino)

Juara 3 : XI C (Nafi’atul Umami)

Panitia menyediakan hadiah berupa uang pembinaan dengan nominal berbeda untuk setiap juara.

Pesan untuk Generasi IPM Selanjutnya

Menutup wawancara, Alifia berharap generasi IPM berikutnya dapat terus meningkatkan kualitas organisasi.

“Saya berharap IPM ke depan dapat melahirkan kader yang bertanggung jawab dan profesional, serta terus berkembang menjadi organisasi yang lebih maju dan sukses,” pesannya.

Peringatan Hari Kartini di Smamuga tahun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang pembelajaran nilai perjuangan, kreativitas, dan kebersamaan. Semangat Kartini pun diharapkan terus hidup dalam diri generasi muda, khususnya pelajar Muhammadiyah. (*)

Editor : Jurnalis SMAM3SCH.ID


Leave a Reply